Langsung ke konten utama

Cara Allah Mengadili Binatang di Akhirat Kelak

Hari kiamat menjadi hal yang paling ditakuti oleh seluruh umat. Selain karena dahsyatnya peristiwa tersebut, namun juga hari setelahnya. Yaki ketika seluruh makhluk dibangkitan dan dikumpulkan di Padang Mahsyar.
Tidak ada satu makhlukpun yang akan luput dari rentetan kejadian setelah hari kiamat, termasuk di dalamnya para binatang. Ternyata, mereka juga akan di adili ketika hari pembalasan, bahkan binatang menjadi makhluk pertama yang menjalani hal tersebut.

Sama halnya seperti manusia, para binatang ini juga akan diadili oleh Allah SWT atas segala perbuatan yang telah meraka perbuat di dunia. Lantas, bagaimanakah cara Allah mengadili para binatang di akhirat kelak? Berikut informasi selengkapnya.

Dalil mengenai akan dikumpulkannya seluruh binatang di hari kiamat kelak terdapat dalam QS. Al-An’am ayat 38. Allah Ta’ala berfirman:

“Dan tidaklah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat-umat (juga) seperti kamu. Tidak Kami alpakan sesuatu apa pun di dalam Al-Kitab. Kemudian kepada Tuhan mereka, mereka dihimpunkan.”

Dan Allah Ta’ala berfirman dalam Surat At-Takwir ayat 5 yang artinya: “Dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan.”

Ternyata para binatang yang dibangkitkan oleh Allah SWT setelah hari kiamat tersebut tidak untuk dihisab amalnya. Melainkan mereka akan dikumpulkan untuk diadili dengan dilakukannya qishash, yakni pembalasan untuk kedzaliman yang telah mereka dapatkan ketika berada di dunia.

Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah ra, Rasulullah Saw bersabda, “Semua hak akan disampaikan kepada yang berhak menerimanya pada Hari Kiamat, sehingga kambing tak bertanduk membalas kambing yang bertanduk dengan menanduknya.”

Syaikh Muhammad bin Sholih al-‘Utsaimin rahimahullah mengatakan, “Pada hari Kiamat kelak, seluruh binatang akan dikumpulkan, sedangkan manusia menyaksikannya. Kemudian binatang-binatang itu diadili, sehingga binatang yang tidak bertanduk akan menuntut balas terhadap binatang bertanduk yang telah menanduknya di dunia. Setelah binatang tersebut diqishash, Allah akan mengubahnya menjadi tanah. Allah melakukannya untuk menegakkan keadilan di antara makhluk-Nya.” (Tafsiir Juz ‘Amma, hal. 70)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sungguh semua hak akan dikembalikan kepada pemiliknya pada hari kiamat. Sampai diqishash kambing yang tidak bertanduk kepada kambing yang bertanduk.” (HR. Ahmad 7404 & Muslim 6745)

An-Nawawi menjelaskan hadits ini, bahwa binatang akan dikumpulkan pada hari kiamat, dan dibangkitkan pada hari kiamat. Sebagaimana para mukallaf di kalangan manusia dibangkitkan. Sebagaimana pula anak kecil yang mati, orang gila, dan orang yang belum mendapatkan dakwah, mereka juga dibangkitkan. (Syarh Shahih Muslim, 16/136)

Hewan-hewan ini diqishas meski bukan mukallaf pun ternyata ada penyebabnya. An-Nawawi menjelaskan, qishash untuk hewan yang tidak bertanduk kepada hewan yang bertanduk, bukan qishash karena mereka mendapat beban syariat. Karena binatang tidak diberi beban syariat. Tapi qishash pembalasan.

Para malaikat akan menyaksikan qishas binatang, tidak hanya itu, proses tersebut juga akan disaksikan oleh orang-orang yang beriman dan kafir. Setelah diqishashnya para binatang, Allah Ta’ala berfirman:

 “Jadilah tanah!” Maka binatang-binatang itu berubah menjadi tanah. Tatkala melihat hewan itu diubah menjadi tanah, orang-orang kafir itu mengatakan, “Alangkah baiknya jika aku menjadi tanah.”

Inilah salah satu makna firman Allah Ta’ala: “Dan orang kafir itu berkata, “Alangkah baiknya sekiranya aku menjadi tanah saja.” (QS. An-Naba: 40)

Demikianlah informasi mengenai cara Allah SWT mengadili para binatang di akhirat kelak. Ternyata cara tersebut ialah dengan diqishash. Maka berhati-hatilah kita manusia, sebab Allah adalah Dzat yang Maha Adil. Untuk itu, senantiasalah menjaga amalan perbuatan selagi diberi kesempatan hidup di dunia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tutorial Membuat Daftar Nilai Siswa Sederhana dengan Excel

Bagi kamu yang berprofesi sebagai guru pasti akan berurusan dengan nilai-nilai ujian siswa. Untuk membantu pekerjaan itu, penggunaan Microsoft Excel sangat diperlukan. Dengan Excel banyak yang bisa kamu lakukan, diantaranya menyusun daftar nilai hasil ujian siswa secara otomatis. Nggak perlu ngitung manual pakai kalkulator. Enak kan?? Nah berikut ini, Trickster mencoba membantu untuk membuat daftar nilai sederhana dengan memanfaatkan fungsi-fungsi pada Excel. Contoh tabel sederhana seperti di bawah ini. Ada kolom nama, no induk, daftar nilai per mata pelajaran sampai grade. Yang perlu kamu isi fungsi/rumus hanyalah kolom Jumlah, Rata-rata dan Grade. So, nanti hasilnya akan otomatis keluar semua. Gampang kan… Contoh Tabel Daftar Nilai Siswa Ok, mulai dari kolom Jumlah. Disini kamu bisa menggunakan fungsi SUM untuk menjumlah seluruh nilai mata pelajaran yang ada. Contohnya seperti ini =SUM( D3:I3) SUM Penjelasan : Number diisi D3:I3 karena data yang akan dijumlahkan berawal...

Beginilah Dahsyatnya Rasa Sakit Saat Ajal Menjelang

Kematian menjadi salah satu rahasia dari Allah SWT. Tidak ada satupun orang yang mengetahui kapan dirinya akan dipanggil menghadap Sang Pencipta. Namun, hal yang pasti adalah setiap orang yang bernyawa akan mengalami kejadian ini. Sebelum benar-benar diambil nyawanya, manusia akan terlebih dahulu merasakan sakaratul maut. Sakaratul maut digambarkan sebagai prosesi kematian yang sangat menyakitkan bagi mereka yang merasakannya. Kesakitan yang luar biasa tersebut akan dirasakan oleh manusia sebelum roh terlepas dari jasad. Lantas, bagaimanakah sebenarnya kedahsyatan rasa sakit ketika kematian akan menjemput? Berikut informasi selengkapnya. Di saat seseorang akan menghadapi sebuah kematian, rasa sakit yang luar biasa akan dialami oleh si mayit. Rasulullah SAW juga pernah bersabda bahwasanya rasa sakit sakaratul maut itu kadarnya seperti tiga ratus pukulan pedang. Penderitaan terdahsyat si mayit ketika menghadapi sakaratul maut adalah disaat ruhnya sampai ke kerongko...

Benarkah Setan Paling Senang Tinggal di Hidung Manusia ?

Setan merupakan makhluk ciptaan Allah yang menggoda Nabi Adam dan keturunannya. Ia tidak terlihat oleh kasat mata dan hanya bisa menampakkan diri atas izin dari Allah SWT. Seperti yang diketahui bahwa setan menjadi musuh yang nyata bagi kaum muslim. Ada begitu banyak cara yang digunakan setan untuk menggoda, salah satunya adalah dengan menyusup ke dalam tubuh. Setan  ini masuk melalui aliran darah yang mengalir ke seluruh tubuh hingga ke otak. Namun ternyata, ada bagian tubuh tertentu yang suka ditinggali oleh setan. Setan dan kawanannya ini gemar tinggal di hidung manusia. Lantas, mengapa lubang hidung menjadi tempat favorit setan untuk bernaung? Berikut informasi selengkapnya. Lubang-lubang yang terdapat di tubuh manusia memang menjadi salah satu jalan masuknya setan. Semua lubang hidung menjadi incaran untuk dijadikan tempat tinggal setan. Bermula dari sinilah mereka menyusun muslihat untuk menyesatkan manusia. Lubang hidung menjadi salah satunya, bagian ...